KENAIKAN HARGA SEMBAKO SAMBUT TAHUN BARU 2016 DI KOTA DEPOK

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Pasca perayaan malam tahun baru 2016, beberapa harga kebutuhan bahan pokok (Sembako) di berbagai pasar tradisional di Kota Depok mengalami kenaikan yang cukup tajam, yang tampak masih sepinya pengunjung di Pasar Agung Depok (02/01/2016).

Kenaikan harga sembako juga ikut dipengaruhi oleh faktor dari musim penghujan, hal ini tentu sangat memengaruhi pasokan distributor dari petani mengalami gangguan,Dari beberapa kebutuhan pokok harga cabai,tomat,kentang dan bawang mengalami kenaikan.

"Harga cabai keriting awalnya 1/4 Rp 7000 sekarang Rp 14000,cabe rawit awalnya Rp 8000 sekarang Rp 14000 kalao harga bawang merah awalnya per Kg Rp 25000 sekarang Rp 40.000 bawang putih awal Rp 26000 sekarang Rp32000 tomat juga ikut naik awalnya Rp 10.000 sekarang Rp 17000 rata-rata naik bang karena permintaan meningkat stok sedikit,trus ini juga sudah masuk musim penghujan mungkin pengaruh juga,"ungkap Sri Asih pedagang sembako yang sudah 30 tahun berjualan di Pasar tradisional.

Tidak hanya harga Bawang dan Cabai saja yang mengalami peningkatan harga Daging sapi dan daging ayam juga ikut naik.Harga ayam potong per kg awalnya Rp 32000 menjadi Rp 38000 sedangkan daging sapi bersih tanpa lemak awal Rp 110.000 saat ini naik menjadi Rp 120.000.

"Harga mulai naik sebelum hari Natal tiap minggu rata-rata Rp 2000 kalao begini terus kasih pembeli kita juga susah mau jual karena omset pasti turun,"jelas Aryo dan Dadi penjual Dading ayam dan Sapi di pasar Agung.

Sementara itu Tias pedang telor Ayam, Burung puyuh dan Bebek juga mengeluh karena omset dagangnya menurun karena imbas dari naiknya harga.

"Kalao telor ayam itu awal Rp.20000 sekarang Rp25.000 sedangkan telor bebek per butir itu awalnya Rp.2000 sekarang naik Rp.3000 sedangnya telur puyuh masih stabil,"paparnya.

Dari pantauan tim saksimata.co baik pedagang maupun pengunjung pasar memiliki harapan yang sama di awal tahun 2016 ini mereka berharap ditahun baru ini semua harga dapat kembali stabil.

"Saya sih berharap Pemerintah entah itu pusat atau Depok dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok karena ini menyangkut harkat hidup orang banyak biar kita sama-sama enak antara pedang dan penjual,"ungkap salah satu pengunjung pasar.

 


(Yopi)