Kemendagri Bantah Pembubaran HANSIP

SAKSIMATA.CO. JAKARTA. Terkait Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mencabut Keputusan Presiden Nomor 55/1972 tentang Penyempurnaan Organisasi Pertahanan Sipil (Hansip), Kementerian Dalam Negeri, melalui Direktorat Jendral Pemerintahan Umum menegaskan bahwa tidak ada pembubaran HANSIP. (22/09).

Dalam pelaksanaannya tugasnya,satuan Pertahanan Sipil (Hansip) dalam kehidupan membantu masyarakat dalam pengamanan lingkungan dan membina ketertiban sosial masyarakat seperti,membantu masyarakat ketika ada hajatan,kematian,upacara keagamaan dan membantu evakuasi saat ada bencana.

Dengan berubahnya HANSIP menjadi LINMAS,aturan-aturan seperti tertuang dalam keputusan Wakil Menteri Pertama Urusan Pertahanan/Keamanan No.MI/A/72/62 tanggal 19 April Tahun 1962 tentang Peraturan Pertahanan Sipil sampai dengan tahun 1972, aturan tersebut menjadi rancu mengingat perbedaan filosofi anatara HANSIP dan LINMAS.

Kemendagri sebelumnya telah mengajukan kepada presiden agar Perpres tersebut dicabut,dan akan diganti dengan peraturan baru berdasarkan pemerintahan sipil.

Menurut Direktorat Jendral Pemerintahan Umum, Agung Sanjaya, menegaskan tidak ada yang dibubarkan, hanya landasan hukum yang berbau pertahanan tidak lagi dipakai.

"Mengapa ini sampai rame kenapa dicabut, tidak ada yang dibubarkan mereka tidak bubar, hanya landasan hukum yg berbau pertahanan ini tidak lagi dipakai, kita pakai berdasarkan sistem pemerintahan sipil, pemerintahan daerah",kata Agung Sanjaya DirJen Kemendagri.

Kedudukan Linmas sendiri sudah masuk dalam rancangan Undang-Undang pemerintahan daerah yang baru, yang saat ini tengah digodok DPR, dalam RUU itu, Linmas menjadi urusan wajib, yang harus dibina pemerintah daerah. Linmas yang ada saat ini, dipastikan tetap bertugas di masyarakat, seperti membantu disegala bidang.

 

(Nyo)