GELAR PERKARA DIGELAR TERBUKA AHOK DITETAPKAN TERSANGKA

 

 

 

(gambar ilustrasi)

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Gelar Perkara kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama akan digelar pada Selasa (15/11/2016) untuk itu Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian mengundang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk datang pada gelar perkara pada kasus dugaan penistaan agama,Namun, soal kehadiran Gubernur DKI itu, Tito menyerahkan pada Ahok karena dia boleh datang atau tidak dalam gelar perkara itu.

"Tapi kalau datang silakan," kata Tito di sela-sela acara HUT Brimob ke 71 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/11/2016).

Lebih lanjut Tito juga menegaskan Polri siap sepenuhnya mengadakan gelar perkara kasus ini. Sejumlah ahli baik dari pihak pelapor, terlapor, dan kepolisian ikut dihadirkan.

"Ada dari yang netral, Ombudsman dan Kompolnas, nanti mereka tidak bicara, hanya mengawasi," lanjut Tito.

Sebagai informasi, Ahok dilaporkan sejumlah elemen masyarakat muslim lantaran mengutip Surat Al Maidah Ayat 51 ketika berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Tidak hanya dilaporkan, tindakan Ahok yang mengutip ini sempat membuat elemen masyarakat muslim berinisiatif melakukan aksi ‘Bela Islam’ 4 November. Dalam aksi tersebut mereka menuntut aparat penegak hukum tegas dan tuntas menyelesaikan kasus penistaan agama ini.

Dalam Perkembanganya, Bareskrim Mabes Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka dengan meningkatkan statusnya ke penyidikan.  Dengan penetapan tersangka ini diharapkan ormas Islam tidak ada lagi yang melakukan aksi unjuk rasa dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

 

 

(Yopi)