KEJARI DEPOK MASIH JANJI TETAPKAN TERSANGKA PNS DEPOK

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Dalam rangka menyambut hari Anti Korupsi se Dunia. Kejaksaan Negeri Kota Depok mengadakan gathering dengan para awak media, dalam kesempatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok Yuda Purnawan mengatakan bahwa pentingnya menjaga dan mengawasi segala bentuk penyalahgunaan anggaran yang berasal baik APBD maupun APBN ( 10/12/2015).

"Berantas korupsi demi kelangsungan kejayaan dan kesejahteraan negeri itu adalah tema yang kita angkat dan diharapkan dapat menjadi motto bersama bagi warga Depok," ungkapnya.

Disela-sela gathering beliau juga mengungkapkan beberapa kasus yang telah di tangangi oleh Kejaksaan Negeri dan di jadwalkan dalam minggu ini sudah ada tersangka dari beberapa kasus.

"Ada tiga Kasus yang segera kita gelar Penggadaian,Bansos dan Tanah KSU kasus ini terbilang sangat lama karena kita juga menunggu dari BPKP (Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan) mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada tersangka,"terangnya

Tidak hanya itu kasus Bimasda dan Bansos yang banyak menjadi sorotan publik juga akan segera di gelar dan akan segera di tetapkan tersangkanya.

"Kemungkinan besar ada beberapa PNS yang akan kita jadikan tersangka sedangkan kasus Bansos itu petugas lapangan yang kita jadikan tersangka karena mereka memotong anggaran untuk RT RW yang tadinya Rp 5 juta di potong jadi Rp 3 juta dan tidak ada hubungannya dengan anggota dewan tertentu,"paparnya.

Kejaksaan juga mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan bahwa adanya kerugian negara terkait media center di KPU.

"Kita akan lihat dahulu apakah ada kerugian negara disana,kalao memang ada kita akan segera turunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi terkait media center,"tutupnya


(Yopi)