Ideologi

JELANG BULAN PUASA TAHUN 2016 INI, BI MENAMBAH SUPLAI UANG KEPADA MASYARAKAT

 

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan bahwa dalam menghadapi puasa dan lebaran pihaknya akan menambah pecahan uang kertas dan uang logam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas (16/05/2016).


"Dari tahun-tahun sebelumnya mulai awal ramadhan sampai lebaran kita siapkan uang lebih dari Rp 100 triliun sedangkan untuk tahun 2015 kita siapkan Rp 118 sampai 120 triliun untuk penambahan tetapi realisasinya lebih besar menjadi Rp 124 triliun," jelas,

Menurutnya penambahan tersebut sampai hari H plus tujuh di hari lebaran,hal tersebut di karenakan libur bersama.

"Seperti biasanya kita sediakan pecahan uang kecil, karena selain di Bank masyarakat bisa menukarkan uang seperti tahun lalu di sialang monas," paparnya.

Lebih lanjut Deputi Gubernur Senior BI, Bp. Mirza Adityaswara mengatakan bahwa penukaran uang dapat di lakukan di kota-lota besar lainnya jadi tidak hanya di Jakarta saja.

"Masyarakat dapat melakukan penukaran uang di Bandung, Semarang, Medan, Makassar kita juga akan bekerja sama dengan perbankan lainnya," katanya.

Dirinya juga berharap agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan penukaran uang lebih lagi dalam jumlah besar disarankan menggunakan non tunai.

"Kita sudah siapkan uang-uang kecil mulai dari Rp 20 ribu kebawah dan jumlahnya cukup dari Rp 120 triliun itu cukup kemudian masyarakat kalao menerima uang bayaran luangkan waktu 3 D itu yang paling gampang dilihat,diraba,diterawang hal tersebut untuk melihat keaslian uangnya,"tandasnya.

 

 

(Yop)

 

 

 

WARGA DEPOK HILANG DIDUGA IKUT KELOMPOK GAFATAR

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Informasi tentang hilangnya dua keluarga di Depok Jawa Barat yang Diduga ikut bergabung dengan kelompok Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang santer disebut-sebut sesat d sampaikan langsung oleh Istri salah satu keluarga korban ( 18/01/2016).

Ambar istri dari Amar alias Benny mengungkapkan kronologis dari hilangnya dua Keluarga yang masih memiliki hubungan darah antara Benny dengan Muhamad Soleh alias Bule.

"Benny dan Bule masih adik kakak dan masing-masing sudah memiliki keluarga,dimana Bule adalah kakak dari Benny mereka semua 13 bersaudara,"jelasnya.

Ambar menjelaskan bahwa dirinya sudah berpisah dengan Benny,Pada saat hilangnya Anak serta mantan suami pihaknya sama sekali tidak tahu.

"Kami berpisah sudah empat tahun jadi memang ada saat-saat anak-anak tinggal sama mantan suami biasa waktu pas weekend waktu hilang saya bener-bener ga tau karena anak-anak saya pergi tanpa pamit mereka di jemput ayahnya waktu pulang dari sekolah,"paparnya dengan nada sedih.

Lanjut bahwa dirinya berharap agar anak-anaknya Nur Fatimah Zahrah 12 tahun alias Imah dan Muhammad Rasyd Ali 9 tahundapat kembali ke sisinya dan dapat bersekolah kembali.

"Saya rindu dengan anak-anak saya,karena saya dengan mereka sudah putuh kontak sejak bulan November,"katanya.

Ambar kembali menegaskan baik Benny maupun Bule dan Keluarganya terindikasi bergabung dengan Kelompok aliran gafatar hal ini karena yang bersangkutan sering mengikuti ajaran dari Musadek dan sering sekali mengatakan akan hijrah.

"Hanya beda seminggu antara Benny dan Bule menghilangnya masing-masing pernah mengikuti dari aliran musadek, Bule beserta Istri dan ke tiga anaknya Rossa 13 tahun, Ica 10 tahun dan Esa 8 tahun ikut menghilang,"jelasnya.

Disampaikan bahwa dirinya beserta keluarga besar sudah pernah melaporkan kasus hilangnya dua keluarga ke pihak kepolisian tetapi pihak keluarga mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan.

"Kita sudah lapor ke Komnas Anak,Polsek dan Polres Jakarta Seatan karena saya tinggal diselatan tetapi Jawaban dari mereka karena keluarga ikut bersama Bapaknya jadi kasusnya berhenti,"ujarnya.

 


(Yopi)