Ideologi

Jelang Bulan Suci Ramadhan Muspida Depok Musnahkan Miras

SAKSIMATA.CO DEPOK - Menjelang bulan suci ramadhan Kapolresta kota Depok bekerja sama dengan kejaksaan negeri kota Depok melakukan pemusnahan barang bukti berupa miras dan narkoba di halaman kantor pemasaran Grand Depok City (20/06/2014).

Acara dihadiri oleh Walikota Depok, Dandim 0508, bserta para ulama dan LSM yang ada di Kota Depok.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah, mengungkapkan bahwa pemusahan kali ini untuk menyambut ulang tahun bayangkara yang jatuh pada tanggal 1Jjuli dan menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

"Kita hari ini melakukan pemusnahan karena menjelang bulan suci ramadan dan meyambut hari jadi bhayangkara selain itu. Setiap hari anggota kita melakukan razia terhadap miras laporkan ke saya klao ada  anggota kita yang tidak menindak lanjuti laporan dari masyarakat. Kita akan evaluasi anggota saya kalau tidak menindak lanjuti, karena miras yang membuat masyarakat menjadi keblinger,"ungkap Kapolres kota Depok Kombes Ahmad subarkah.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kajari kota Depok Wahab Arif mengatakan kecendrungan di tahun 2014  meningkat dalam penyalahgunaan Narkoba.

"Dalam hal ini Ganja setiap tahun prosentase nya meningkat dibandingkan jenis-jenis narkoba yang lain,lebih baik pengguna itu di rehab jangan di tahan karena kemungkin mereka untuk mengkomsumsi lagi itu masih ada dari pada direhab,"ujarnya.

Sementara itu Walikota kota Depok Nur Mahmudi I'smail  menyambut baik acara pemusnahan miras dan narkoba untuk itu beliau mengajak masyarakat untuk dapat berperan aktif untuk melaporkan dan jangan bersikap anarkis.

"Laporkan kepada kami kalau masih ada yang menjual miras jangan ada yang main hakim sendiri baik itu ormas ataupun LSM,"ujarnya.

Adapun barang bukti Narkotika yang dimusnahkan berupa ganja sebanyak 3,5 Kg, Miras dengan berbagai merk sebanyak 5,416,Ciu 6 Jerigen dan Ciu bungkusan sebanyak 361 bungkus ,semua hasil barang sitaan miras yang dimusnahkan berasal dari  Polresta kota Depok  dari berbagai polsek yang ada di kota Depok.



(Yopi)

Pemikiran Liberal Mengguncang Keyakinan Masyarakat Indonesia

Saksimata.co - JAKARTA - Kondisi Ilmu pengetahuan di indonesia semakin meluas, perkembagannya tidak sesuai dengan jalur keilmuan yang seharusnya, hingga kini berbagai macam ilmu pengetahuan baru bermuculam yang  ditompang oleh derasnya aliran pemikiran sepilis yang telah merambat ditenga-tengah  masyarakat , Hal tersebut disampaikan oleh koordinator Indonesia TanpaJil, Ade Chandra,  dalam acara. Bedah buku "Kyai Kocak Vs Liberal " di Kampus Kademi Pimpinan Perusahaann (APP) Jakarta, Sabtu (24/5/2014).

Aliran pemikiran Pluralisme , Sekularisme , dan Liberalisme (sepilis ) menjadi problem pembahasan utama pada rangkaian kegiatan tersebut . Sehingga Abdul Mutaqin Penulis buku "Kyai Kocak Vs Liberal " didatangkan langsung untuk menjadi pembicara , sekaligus menjelaskan secara spesifik mengenai berbagai macam aliran pemikiran yang saat ini menjadi sebuah permasalahan .

"aksud dan tujuan buku yang yang saya terbitkan diawali oleh melihat berbagai macam jenis buku yang mengukap atau membongkar fakta liberera, namun tidak mengulas secara batin dengan rangka pemikiran yang ringan dengan kata sederhan, sehingga membuat para pembaca dan penganut pemikiran tersebut terarahkan, secara perlahan-lahan, dengan dasar tersebut saya tersentuh untuk menerbitkan buku yang berjudul "Kyai Kocak vs liberal " tujuannya mengarahkan pemikiran keliru "ungkap mutaqin.

Untuk mencegah melawan para penganut jaringan liberlal lanjutnya, jangan melawan mereka dengan menggunakan fisik atau pemahaman yang langsung mengatakan pemikiran mereka adalah salah, namun arahkan mereka dengan menggunakan cara-cara yang logis, dan benturkan mereka dengan logikanya sendiri.

 

(As'ad)