Mahasiswa Cendikia Muda UI Soroti Masalah Freeport

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Sekelompok Cendikia muda yang seluruhnya wanita mengelar diskusi yang bertemakan Catatan akhir tahun Merentas jalan kemandirian dari kasus Freeport diskusi rutin setiap bulan ini di gawangi oleh Agustiana alumni UI Pasca Sarjana Ketahanan Nasional (18/12/2015) bulan lalu.

Dalam diskusi tersebut banyak digali tentang masalah bagaimana bangsa ini tidak serius menangi masalah skandal Freeport dimana para pejabat lebih memikirkan kantongnya sendiri dibandingkan bagaimana Freeport dapat mensejahterakan bangsa Indonesia.

"Kalau saja bangsa ini berisi orang-orang yang berfikir tentang kemajuan bangsa ini saya yakin bangsa ini akan maju,tetapi kita tau negara ini isinya bukan pemikir bukan negarawan tetapi saya dapat apa dari Freeport,"ungkap Agustiana.

Selain itu Agustiana juga menyimpulkan bahwa bangsa ini sudah terlalu lama di jajah oleh bangsa asing dan memiliki tanda lahir dimana bangsa ini tidak ingin berfikir maju tetapi bagaimana bisa mendapatkan untung dari bangsa ini.

"Semua tergantung dari visi bangsa ini karena kita bisa lihat bagaimana freeport sudah 40 tahun mengeruk keuntungan dari bangsa ini tetapi kita hanya membahas masalah saham dan lebih parah lagi segelintir kelompok ingin mengambil keuntungan dari perpanjangan kontrak PT Freeport,"jelasnya

Lebih lanjut Agustiana menyampaikan bahwa tidak cukup dengan keberanian dalam menghadapi Freeport karena ada kekuatan besar di belakang itu semua.

"Tidak cukup dengan keberanian saja karena keberanian tanpa ilmu pengetahuan itu akan mengorban banyak hal karena masalah Freeport ini bukan lah pekerjaan person to person,kalao kita berani mengambil sikap dengan mengstop kontrak maka akan timbul kesenjangan dalam hubungan bilateral antar kedua negara,"tutupnya.

 


(kris)