WARGA DEPOK HILANG DIDUGA IKUT KELOMPOK GAFATAR

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Informasi tentang hilangnya dua keluarga di Depok Jawa Barat yang Diduga ikut bergabung dengan kelompok Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang santer disebut-sebut sesat d sampaikan langsung oleh Istri salah satu keluarga korban ( 18/01/2016).

Ambar istri dari Amar alias Benny mengungkapkan kronologis dari hilangnya dua Keluarga yang masih memiliki hubungan darah antara Benny dengan Muhamad Soleh alias Bule.

"Benny dan Bule masih adik kakak dan masing-masing sudah memiliki keluarga,dimana Bule adalah kakak dari Benny mereka semua 13 bersaudara,"jelasnya.

Ambar menjelaskan bahwa dirinya sudah berpisah dengan Benny,Pada saat hilangnya Anak serta mantan suami pihaknya sama sekali tidak tahu.

"Kami berpisah sudah empat tahun jadi memang ada saat-saat anak-anak tinggal sama mantan suami biasa waktu pas weekend waktu hilang saya bener-bener ga tau karena anak-anak saya pergi tanpa pamit mereka di jemput ayahnya waktu pulang dari sekolah,"paparnya dengan nada sedih.

Lanjut bahwa dirinya berharap agar anak-anaknya Nur Fatimah Zahrah 12 tahun alias Imah dan Muhammad Rasyd Ali 9 tahundapat kembali ke sisinya dan dapat bersekolah kembali.

"Saya rindu dengan anak-anak saya,karena saya dengan mereka sudah putuh kontak sejak bulan November,"katanya.

Ambar kembali menegaskan baik Benny maupun Bule dan Keluarganya terindikasi bergabung dengan Kelompok aliran gafatar hal ini karena yang bersangkutan sering mengikuti ajaran dari Musadek dan sering sekali mengatakan akan hijrah.

"Hanya beda seminggu antara Benny dan Bule menghilangnya masing-masing pernah mengikuti dari aliran musadek, Bule beserta Istri dan ke tiga anaknya Rossa 13 tahun, Ica 10 tahun dan Esa 8 tahun ikut menghilang,"jelasnya.

Disampaikan bahwa dirinya beserta keluarga besar sudah pernah melaporkan kasus hilangnya dua keluarga ke pihak kepolisian tetapi pihak keluarga mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan.

"Kita sudah lapor ke Komnas Anak,Polsek dan Polres Jakarta Seatan karena saya tinggal diselatan tetapi Jawaban dari mereka karena keluarga ikut bersama Bapaknya jadi kasusnya berhenti,"ujarnya.

 


(Yopi)