Dedy Mizwar Dukung Imam Budihartono Pimpin Kota Depok

 

 

 

SAKSIMATA.CO DEPOK : Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melakukan dialog dengan para karang taruna dan komunitas pemuda yang ada di Kota Depok, yang menarik dalam kunjungan tersebut hadir Imam Budihartono, mantan tim sukses Deddy Mizwar yang pada saat beliau mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur Jawa barat.(03/4/2015).

Awak media ketika bertanya terkait dengan siapa calon terbaik dan siapa jagoan dari pemeran naga bonar pada Pemilukada Depok 2015 yang akan datnag, Wakil Gubernur Dedy Mizwar menyatakan mendukung mantan ketua tim suksenya di Jawa Barat itu.

"Bisa Ya, bisa Iya," kata Dedy yang akrab disapa Naga Bonar itu disela-sela acara dialog Pemuda di Lembah Gurame.

Menurutnya, untuk mwengukur seseorang menjadi Walikota harus dilihat dari programnya dan kredibilitas yang dimiliki. Sebagai Wakil Ketua Karang Taruna maupun sebagai mantan ketua tim suksesnya saat pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2013 lalu, IBH memilki kemampuan itu

"Saya akan dukung yang kenal aja. Tapi kalau bisa mimpin Jabar aja bisa, gimana mimpin Depok," kata Dedy dengan aksen khasnya.

Sementara itu Imam Budi Hartono (IBH) mengatakan Jika diberikan amanah untuk memimpin Kota Depok dirinya berjanji bahwa  Depok akan  menjadi kota pemuda,karena Menurutnya, bahwa 60 persen dari total penduduk Kota Depok yang berjumlah dua juta penduduk, diisi oleh kalangan pemuda.

Hal ini memungkinkan jika Depok mempunyai potensi yang cukup beragam yang dihasilkan oleh generasi muda untuk mengembangkan ide dan gagasan sehingga menghasilkan sebuah kreativitas untuk membangun Depok agar lebih maju dan berkembang dari saat ini.

"Ke depan saya akan jadikan pemuda sebagai subjek, bukan lagi sebagai objek dari pembangunan,"kata Imam,

.Adapun langkah dan upaya untuk mewujudkan hal itu, lanjut Imam, yakni dengan membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mengembangkan ide dan gagasan tersebut. Namun tidak hanya membangun,jelasnya, tapi juga diikuti dengan akses jalan yang mendukung.


"Sehingga selain gampang diakses, tapi juga dapat menambah ruang bagi industri kreatif, khususnya dibidang UMKM," jelasnya.



(Yopi)