ALFAKUM 89 UNISBA PEDULI BENCANA BANJIR GARUT

 

 

 

Saksimata – Garut : Terjadinya banjir bandang di Garut, Jawa Barat, pada Rabu (21/9/2016) dini hari, menjadi perhatian masyarakat. Alumni Fakultas Hukum 89 Universitas Islam Bandung (Alfakum UNISBA, angkatan 1989), dari berbagai profesi; Advokat, Hakim, Notaris, Pengusaha dan PNS, yang dipimpin Sonny Mustafa Kamal, SH, MH ( Ketua Alumni F Hukum Unisba 89 ), pada hari Minggu 03/10/2016 melakukan kunjungan bakti sosial, memberikan bantuan langsung dan diserahkan ke beberapa Perangkat Desa yang membuka Posko Bantuan Bencana Banjir Garut, di Kp. Jambe RW 07 - RW10 Ds. Sindang Laya Kec, Karang Pawitan Kab. Garut.

Adapun bantuan yang diberikan ke para korban bencana, berupa pakaian anak, pakaian dalam wanita dan pria, susu anak, mie instan, dan air mineral, handuk, serta uang, yang dikumpukan dari, para alumni dan masyarakat yang menitipkan pada Alfakum 89. 

Koordinator Bencana Banjir Garut Yoga Inda Kumala, SH  menerangkan bahwa, “Kami senganja memberi bantuan tersebut ke tepat sasaran, karena sebelum memberikan bantuan ke Garut, tim survei Alfakum di Garut memberi informasi ke Sekretariat Alfakum di Bandung, agar diberikan langsung tepat sasaran”, tuturnya.

Dalam kesempatannya Yoga menlai, banjir badang di Garut merupakan banjir yang terparah selama ini, dan akibat hujan yang  tidak henti – hentinya dari siang hingga malam, menjadikan daerah aliran sungai ( DAS ), Cimanuk meluap, karena adanya hutan di pegunungan Mandala Giri, Papandayan, Drajat, Cikuray, Cikaracak dan Guntur yang menyusut oleh penebangan, pertanian, Bisnis Wisata dan pertambangan.

Sehingga aliran anak sungai dari pegunungan, bermuara di DAS Cimanuk dan diperparah lagi DAS Cimanuk dangkal, sehingga air meluap. Pemerintah segera menindak para pelaku pengrusakan hutan di sekitar Garut dan mentata kembali hukum lingkungan dan Rencana  Detail Tata Ruang Kota (RDTRK), ujar Yoga.

 

(Yoe bima*)